Jumat, 19 Juni 2015

Diduga Korban Pembunuhan, Fitri Ditemukan Tewas Tergantung di Kamarnya

Diduga Korban Pembunuhan, Fitri Ditemukan Tewas Tergantung di Kamarnya - Yusup Komarudin Ketua RW RW 03, Kelurahan Muka, Kecamatan/Kabupaten Cianjur, Jawa Barat kaget ketika menerima kabar seorang perempuan tewas gantung diri di pintu kamar rumahnya Komplek Asrama Perintis.  Polisi menduga wanita malang itu adalah korban pembunuhan.

Korban bernama Fitri Ratna Komala (24), ditemukan pertama kali oleh teman dekatnya sendiri, Andrian Pradinata yang mengaku saat itu baru pulang kerja. Leher  Fitri tergantung di selasar pintu kamar rumah yang baru ditinggalinya selama 5 bulan.

"Dia warga baru disini, ketika menerima informasi dari warga saya buru-buru ke lokasi kejadian. Ternyata ia sudah meninggal dunia, lehernya terikat kain sarung warna hitam tubuhnya sudah kaku," ujar Yusup Komarudin.

Tim Identifikasi dari Polres Cianjur kemudian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), hasilnya ditemukan sejumlah kejanggalan. Tidak ada tanda-tanda yang biasa ditemukan pada korban bunuh diri, hanya cairan cairan seperti busa keluar dari mulut korban, Polisi menduga Fitri menjadi korban pembunuhan.

"Biasanya orang bunuh diri mengeluarkan cairan pada alat vitalnya dan ini tidak, sementara kita amankan penemu pertama jasad korban untuk dimintai keterangan," ujar Kapolres Cianjur AKBP Guntur Rahayu.

Guntur menyebut Andrian adalah 'cepu' atau pemberi informasi kepolisian di Satuan Narkoba Polres Cianjur. Terkait keberadaan saksi dan korban yang tinggal di asrama perintis yang biasa ditinggali anggota polisi Guntur mengaku tidak tahu.

"Ini mengarah ke pembunuhan, kita concern dan lakukan penyelidikan lebih dulu terhadap kasusnya," tutup dia.

Jasad Fitri saat ini berada di Instalasi Jenazah RSUD Cianjur. Ayi Jaya (45) sang ayah mengaku tak menyangka anak sulungnya itu meninggal dalam keadaan mengenaskan. Ayi yang berprofesi sebagai supir angkot itu mengaku diberi kabar oleh warga setempat.

"Dia masih baru tinggal disana," ujar Ayi singkat, terkait keberadaannya dengan Andrianyang merupakan cepu polisi, Ayi enggan memberikan keterangan. Fitri mempunyai satu orang anak laki-laki berusia 2 tahun.

http://new.malemjumat.blogdetik.com/2015/06/19/texaspkcom-agen-poker-dan-domino-online-terpercaya-deposit-kecil-tanp
http://terimakasihku.com/content/malemjumat/2015/june/friday/texaspkcom-agen-poker-dan-domino-online-terpercaya-deposit-kecil
https://sites.google.com/site/malemjumat86/home/texaspk-com-agen-poker-dan-domino-online-terpercaya-deposit-kecil-tanpa-robot
http://www.last.fm/event/4145556+Texaspk.com+Agen+Poker+Dan+Domino+Online+Terpercaya+Deposit+Kecil+Tanpa+Robot
http://bloggalagreece2010.blogspot.com/2015/06/texaspkcom-agen-poker-dan-domino-online.html
http://ajangkontesseo.blogspot.com/2015/06/texaspkcom-agen-poker-dan-domino-online.html
http://terimakasihku.com/content/malemjumat/2015/june/thursday/memilih-mainan-anak-yang-aman

Senin, 15 Juni 2015

Douglas Scarborough, ayah angkat Angeline dikenal orang kaya

Teka-teki siapa sebenarnya ayah angkat Angeline (8 tahun) mulai terkuak. Pria warga negara Amerika tersebut diketahui bernama Douglas Scarborough. Bahkan, namanya tercatat dalam Kartu Keluarga Margriet CH Megawe di Kota Bekasi.

Camat Pondok Melati, Roro Yoewati, mengatakan, Margriet tercatat sebagai warganya hingga saat ini. Identitas Margriet sebagai warga RT 8 RW 4, Kelurahan Jatimelati.

Berdasarkan data di dalam Kartu Keluarganya, ayah angkat Angeline sudah meninggal dunia. Karena itu di dalam KK itu yang menjadi kepala keluarga adalah Margriet.

Perkawinan antara ayah angkat Angeline dengan Margriet dikaruniai satu orang anak, yaitu Christina Telly yang juga tercantum dalam KK.

Seorang tetangga Margriet di Bekasi, mengatakan, bahwa ayah angkat Angeline pernah berkunjung ke Bekasi. Namun, setiap kali datang tak pernah keluar rumah. "Panggilannya om Doug (Douglas)," kata pria yang pernah berbincang dengan kerabat dekat Margriet.

Menurut dia, Douglas Scarborough adalah orang kaya. Sebelumnya pernah bekerja di PT Caltex, Pekanbaru, Riau. Namun, dia mengaku tak mengetahui jabatan ayah angkat Angeline di perusahaan tersebut.

"Kalau datang pasti bersama dengan Angeline. Cuma Angeline yang sering keluar," katanya.

Sementara itu, kerabat dekat Margriet yang tinggal di Bekasi enggan memberikan keterangan kepada wartawan. Di rumah berlantai dua tersebut kini dihuni oleh kakak Margriet dan adik iparnya bersama keluarga besarnya.

Jumat, 12 Juni 2015

Kapolda Metro akan Tindak Oknum yang Tembak Mati 5 Warga di Luar Prosedur

Kapolda Metro akan Tindak Oknum yang Tembak Mati 5 Warga di Luar Prosedur - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian menyatakan akan menindak tegas oknum polisi Tangerang yang diduga salah prosedur saat melakukan penangkapan 19 orang terduga begal, yang 5 di antaranya ditembak mati.

"Saya enggak tahu persis teknisnya tapi saya akan pelajari. Kemudian prinsip kalau misalnya terjadi pelanggaran hukum tentu akan kita lakukan penindakan," tegas Tito kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (12/6/2015).

Tito menegaskan, pihaknya akan mengusut kasus tersebut. Ia pun akan menugaskan Propam Polda Metro Jaya untuk mengusut kasus tersebut.

"Saya tugaskan Kabid Propam nanti untuk laporkan khusus kasusnya pada saya," imbuhnya.

Lima orang warga Lampung ditembak mati dan 14 orang lainnya mengalami penganiayaan saat ditangkap sejumlah oknum dari Polsek di wilayah Tangerang pada Februari 2015 lalu. Mereka dijemput di sebuah kontrakan di Warung Madang, Tangerang oleh petugas berpakaian preman dengan senjata api.

Mereka kemudian dibawa ke suatu tempat yang tidak mereka ketahui karena matanya ditutup lakban. Di situ mereka diinterogasi atas dugaan kasus begal yang saat itu tengah marak.

Lima orang ditembak mati atas dugaan kasus begal yang dituduhkan kepada mereka, dan 14 orang lainnya mendapat penganiayaan yang selanjutnya dilepas oknum polisi.

Para korban diinterogasi di luar kantor polisi. Bahkan setelah 5 orang ditembak mati, pihak keluarga tidak diberitahu. Keluarga hanya mendapatkan telepon dari seseorang yang tidak dikenal bahwa jasad kelima korban sudah ada di RSU Tangerang. Setelah itu keluarga mengecek ke RSU Tangerang dan didapat keterangan dari petugas rumah sakit, bahwa kelima jenazah tersebut adalah titipan aparat polisi.

Selain dilaporkan ke pihak Propam, kasus ini juga dilaporkan oleh pihak keluarga ke Komnas HAM dan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).

http://berkontesseo.web.id/qq288-com-situs-bandar-taruhan-judi-online-terbesar/

Senin, 08 Juni 2015

Pemain Arema Bakal Dikumpulkan Sore Ini

Asisten pelatih Arema Cronus Joko Susilo mengatakan para penggawa Singo Edan bakal mendapat porsi latihan yang berbeda jelang laga uji coba melawan Bali United Pusam F.C. di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, 14 Juni nanti. Sepekan jelang pertandingan tersebut, skuat Arema sengaja diliburkan dua hari dan rencananya mereka hanya menjalani rekondisi kebugaran, sebelum menerima materi latihan yang lebih berat.

"Baru setelah latihan rekondisi tersebut, pada Selasa, Rabu, dan Kamis nanti kami akan masuk pada latihan inti. Pemain akan kami berikan materi tehnik dan taktik, yang akan diperagakan saat menghadapi Bali United," kata Joko seperti dilansir wearemania.net, Senin (8/6) siang.

Cristian Gonzalez dkk akan berkumpul sore ini untuk latihan di Lapangan Paskhas Lanud Abdurrahman Saleh, Pakis, Kabupaten Malang. Awalnya, uji coba direncanakan berlangsung di kandang Bali United, namun media officer Arema, Sudarmaji mengonfirmasi pemindahan venue pertandingan.

“Diputuskan pertandingan digelar di Stadion Kanjuruhan pada 14 Juni mendatang,” tutur Sudarmaji dalam laman resmi klub.

Arema Cronus vs Bali United akan dimulai pada Minggu (14/6) pukul 15.30 WIB. Panitia penyelenggara (panpel) juga telah merilis daftar harga tiket mulai ekonomi sebesar Rp 30.000,- , VIP Rp 50.000,- , serta VVIP Rp 75.000,

Kamis, 04 Juni 2015

Menteri Ferry Usulkan Pajak Progresif Di Daerah Premium

Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursydan Baldan mengatakan masih ada lahan kosong bernilai mahal di lokasi premium yang disia-siakan. Usulan lahan premium ini dikenakan Pajak Bumi dan Bangunan secara progresif pun diajukannya agar bisa meningkatkan sumber pajak dari pemilik tanah.

"Itu kan penyia-nyiaan. Ketika ada tanah di daerah premium, kita tahu mahal tapi nggak dimanfaatkan," kata Ferry di Gedung K2, komplek parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2015).

Dia menyebut usulan ini terkait dalam rangka untuk peningkatan sumber pajak. Hal ini menurutnya juga sudah dibicarakan dengan Menkeu Bambang Brodjonegoro.

"Salah satu pikiran kita dalam rangka peningkatan sumber pajak. Kita sudah bicara dengan menkeu dan dia setuju, walaupun kita belum bicara lebih lanjut," sebut Ferry yang juga Kepala Badan Pertahanan Nasional (BPN) ini.

Lanjutnya, kata Ferry, usulan pajak progresif ini agar mendorong lahan di daerah premium bisa dimanfaatkan secara maksimal. Dengan pajak progresif, ia meyakini lahan kosong di daerah premium bisa dioptimalkan.

"Pikiran kami ketika melihat lahan-lahan yang tidak termanfaatkan di daerah premium. Saya pikir ada baiknya kita memberikan semacam punishment, PBB progresif. Misalnya dikenakan pajak lima kali," tuturnya.

Namun, ia menekankan kembali rencana pajak progresif ini mesti dipahami sebagai dorongan agar tak menyia-nyiaan lahan.

"Tapi, jangan ada pihak semangatnya jangan ada pihak yang menyia-nyiakan. Itu kan penyia-nyiaan," ujarnya.

http://www.forumbebas.com/thread-214832.html
http://www.bola64.com/Thread-SAHABATQQ-COM-AGEN-DOMINO99-DAN-POKER-ONLINE-TERBESAR-DI-ASIA
http://duniabebas.com/entry.php?162-Sahabatqq-com-agen-domino99-dan-poker-online-terbesar-di-asia
http://spnbabble.sitepronews.com/notice/3786026
http://spnbabble.sitepronews.com/malemjumat/
http://superblogseo.blogspot.com/2015/06/sahabatqqcom-agen-domino99-dan-poker.html
http://www.vizszurok.info/ipoker8-situs-agen-judi-poker-dan-domino-online-terpercaya-indonesia/
http://bloggalagreece2010.blogspot.com/2015/06/ipoker8-situs-agen-judi-poker-dan.html
http://alternativehotmodels.blogspot.com/2015/06/ipoker8-situs-agen-judi-poker-dan.html
http://achmadfaisal86.blogspot.com/2015/06/ipoker8-situs-agen-judi-poker-dan.html
http://ajangkontesseo.blogspot.com/2015/06/ipoker8-situs-agen-judi-poker-dan.html
https://diakhiri.wordpress.com/2015/06/03/ipoker8-situs-agen-judi-poker-dan-domino-online-terpercaya-indonesia/
https://diawali.wordpress.com/2015/06/03/ipoker8-situs-agen-judi-poker-dan-domino-online-terpercaya-indonesia/
https://kabarkontesseo.wordpress.com/2015/06/03/ipoker8-situs-agen-judi-poker-dan-domino-online-terpercaya-indonesia/

http://hargamainanonline.blogspot.com/

Rabu, 13 Mei 2015

Ini Kata Tanri Abeng Soal Pembubaran Petral

Hari ini, pemerintah dan direksi serta komisaris PT Pertamina (Persero) memutuskan pembubaran Pertamina Energy Trading Limited (Petral). Apa rencana Pertamina setelah ini?

Komisaris Utama Pertamina, Tanri Abeng mengatakan, pembubaran Petral merupakan langkah awal yang dilakukan direksi dan komisaris Pertamina yang baru. Langkah ini sudah disetujui dua menteri, yaitu Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Apa yang dilakukan direksi dan komisaris, likuidasi Petral, sebagai proses transformasi Pertamina. Ada hal yang dilakukan agar Pertamina ciptakan nilai tambah baru seperti efisiensi," kata Tanri dalam jumpa pers di kantor Kementeian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (13/5/2015).

Selain efisiensi, Tanri bersama direksi Pertamina yang dipimpin Direktur Utama Dwi Soetjipto, ingin mengukur kemampuan Pertamina di tingkat dunia. Perlu dibuat sistem baru, dan meningkatkan kemampuan atau skill pegawai.

Minggu, 03 Mei 2015

Novel Baswedan: Ini Kemuliaan dalam Perjuangan

Sembari berbuka puasa dengan nasi kotak dan air putih, penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan, Sabtu (2/5/2015) petang, menceritakan pengalamannya saat ditangkap Badan Reserse Kriminal Mabes Polri dan ditahan selama sekitar empat jam di Markas Komando Brigade Mobil Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Ditemani sejumlah rekannya sesama penyidik KPK, Novel terlihat segar dan tak kehilangan senyuman meski sebelumnya harus menjalani proses hukum yang melelahkan.

Novel ditangkap di rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (1/5) dini hari. Dia lalu dibawa ke Bareskrim. Tanpa didampingi pengacara, Novel sempat menjalani pemeriksaan formal. Novel menolak melanjutkan pemeriksaan karena tidak didampingi penasihat hukum. Jumat siang dia dipindah ke Markas Komando Brimob dan ditahan di sana sejak pukul 12.00. Sekitar pukul 16.00, Novel diterbangkan ke Bengkulu untuk menjalani rekonstruksi.

Cerita dimulai saat Novel berada di sel tahanan Markas Komando Brimob. Dia ditempatkan bersama sejumlah tersangka kasus terorisme. Novel terkejut disambut dengan ramah oleh teman-teman satu selnya. Dia sempat bertanya-tanya dengan sambutan tersebut.

"Saya sempat bingung bagaimana shalat Jumat di dalam sel begini. Siapa yang jadi khatibnya. Lalu mereka (teman satu sel Novel) bilang, 'Jangan khawatir, di sini banyak yang bisa jadi khatib.' Ada yang menarik selama saya bersama mereka," ujar Novel.

Novel melanjutkan ceritanya. Salah satu dari teman satu selnya tiba-tiba memberikan nasihat.

"Saya diminta berkata jujur. Kaget, lho, saya. Padahal mereka ini tersangka. Jarang kalau tersangka kasus korupsi ngomong seperti ini. Ini malah mereka meminta saya bicara jujur. Saya diminta bermuhasabah, menghadap ke Allah. Lalu kalau sudah yakin dengan jalan itu, saya diminta terus berjalan lurus, jangan takut dan menengok lagi ke belakang," kata Novel.

Selesai berbuka puasa, Novel menyempatkan menjawab beberapa pertanyaan seputar kasus yang menjadikannya tersangka. Berikut petikan wawancara tersebut.

Sebenarnya bagaimana kasus Anda? Apa benar Anda melakukan penganiayaan terhadap tersangka pencurian sarang burung walet saat menjadi Kasat Reskrim Polresta Bengkulu sebagaimana yang disangkakan?

Pertama, saya melihat ini mengada-ada. Tapi ini nanti bagian dari penjelasan yang akan saya sampaikan dalam pembelaan saya nanti. Cuma yang pertama, memang ini mengada-ada. Tidak logis bagi saya, ini menjadi perkara terhadap diri saya saja.

Kedua, bahwa perilaku anggota Polri, saya bilang anggota Polri, sebagaimana dituduhkan kepada saya, yang sebetulnya tidak saya lakukan, ini banyak terjadi. Mengapa cuma saya yang ditangkap. Prinsipnya saya melihat kalau saya tidak di KPK dan saya tidak menangani perkara-perkara besar, ini tidak akan terjadi terhadap diri saya.

Namun yang perlu dicatat bahwa sekarang pun ini terjadi, saya tidak menyesal sedikit pun. Saya akan menghadapi ini dengan tegak, sampai ke mana pun, dan saya memandang ini bukan suatu hal yang hina. Tapi ini kemuliaan dalam perjuangan.

Anda siap kalau nanti kasus ini sampai ke pengadilan?

Sangat siap. Bahkan proses apa pun yang mau dibuat, saya siap.

Dari versi Anda sangkaan ini mengada-ada. Apakah Anda punya bukti?

Saya punya bukti, tapi itu akan menjadi bagian dalam pembelaan saya nanti. Saya melihat ini mengada-ada sebagaimana saya jelaskan tadi.

Sebenarnya siapa pelaku penganiayaan ini?

Poin itu tidak perlu saya jelaskan dulu karena akan ada ruang-ruang yang bisa dikapitalisasi untuk menyerang saya. Saya tidak mau menjelaskan dahulu. Itu bagian yang mau saya lihat nanti dalam proses.

Anda ini, kan, merasa dikriminalisasi karena bagian dari risiko pekerjaan. Apa pesan Anda kepada para penyidik dan pegawai KPK lainnya?

Saya mau memberikan pesan kepada penegak hukum, tidak hanya di KPK, tapi juga di penegak hukum lain. Di Polri, di kejaksaan. Mereka yang punya integritas masih banyak. Tetap saja berani, tidak perlu takut sama hal yang begini (kriminalisasi). Andaikan ada yang mau berbuat sesuatu kepada kita, untuk membuat kita terhina. Itu tidak akan terjadi. Allah tetap akan memberikan kemuliaan. Risiko itu semua yang mesti dipahami penegak hukum. Percayalah, risiko itu tidaklah akan menjadi risiko kalau kita memandang bahwa Allah akan memberikan kemuliaan kepada kita dalam rangka menegakkan hukum.

Dukungan

Sebelumnya, dalam jumpa pers bersama Pelaksana Tugas Wakil Ketua KPK Johan Budi seusai penangguhan penahanannya, Novel menyampaikan terima kasih kepada publik yang memberikan dukungan moril terhadap masalah yang menimpa dirinya. Novel menyatakan keinginannya agar kasus yang menjadikannya tersangka itu diselesaikan secara hukum dan tuntas, termasuk jika sampai dibawa ke pengadilan.

"Yang pertama, saya ingin menegaskan kepada teman-teman media dan tentu kepada masyarakat luas terkait dengan tuduhan kepada saya. Saya ingin hal ini diselesaikan dengan tuntas. Apa pun langkah yang ditempuh, saya ingin hadapi. Saya adalah penyidik, saya harus taati aturan hukum," kata Novel.

"Saya memandang, baik yang disampaikan saya ataupun pimpinan KPK dan penasihat hukum, bahwa ini kriminalisasi terhadap diri saya. Atas tindakan yang terjadi kemarin (penangkapan), saya melakukan protes dan keberatan karena itu tindakan berlebihan. Perlu diketahui oleh publik bahwa atas tuduhan kepada saya ini, saya akan hadapi, apa pun proses hukumnya saya siap hadapi," papar lulusan Akademi Kepolisian tahun 1998 ini.